Bagian 1: Instalasi SDK Android pada Windows (Android Studio)

Sebelumnya pastikan JDK telah diinstall. Jika belum, Anda dapat mendownloadnya di: [oracle.com]

Untuk membuat app Android, dianjurkan untuk menggunakan Android Studio. Walaupun Eclipse+ADT masih dapat digunakan, tetapi dalam waktu dekat tidak akan disupport lagi oleh Google.

Buka developer.android.com/sdk dan pilih Android Studio Bundle dan install. Proses instalasi selanjutnya membutuhkan koneksi internet. Menggunakan Android Studio lebih nyaman dibandingkan Eclipse, tapi kelemahannya Android Studio membutuhkan koneksi internet yang bagus.

Sebelum membuat project, kita perlu mempersiapkan device untuk mencoba app yang telah dibuat. Android SDK menyediakan emulator device (AVD: Android Virtual Device), tetapi emulator ini menggunakan memori sangat besar dan lambat. Sangat dianjurkan untuk menggunakan device Android yang terhubung melalui USB.

Untuk menghubungkan device, pertama yang harus dilakukan adalah mengaktifkan Developer Options. Buka Settings → System. Jika Developer Options belum ada, bisa diaktifkan dengan masuk ke System → About Phone, scroll ke paling bawah. Lalu tap “Build Number” dengan cepat sebanyak tujuh kali (gambar bawah)

Setelah developer options aktif, kita akan mengaktifkan USB debugging. Di HP, masuk ke Settings → Developer Options. Check dua pilihan: USB Debugging dan “Stay Awake” agar device tidak sleep selama terhubung dengan komputer.

Selanjutnya download USB Driver yang sesuai dengan merk device yang digunakan. Jika sebelumnya device sudah pernah dihubungkan dengan komputer, lakukan update driver secara manual melalui Control Panel → Device Manager.

Selanjutnya anda sudah siap membuat app pertama dengan Android Studio

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.