Pengalaman menggunakan Asus Zenfone Selfie ZD551KL

Setelah Nexus 5 saya akhirnya tewas (terkena air laut, bisa diperbaiki tapi akhirnya satu demi satu komponennya rusak), saya mulai mencari-cari alternatif.  Mengalami tombol power nexus 5 yang bermasalah dan faktor lain, saya tidak mau beli lagi yang terlalu mahal. Percuma juga.

Kriteria yang saya perlukan:

  1. Dual SIM 4G yang support freq 900 dan 1800
  2. Kamera lumayan.  Jangan sampai seperti Android One yang akhirnya kameranya benar-benar tidak bisa digunakan.
  3. Memori >2GB
  4. Ukuran layar besar
  5. Harga semurah mungkin. Tidak terlalu terkesan dengan LG G3 istri dan Nexus5 yang relatif mahal tapi ternyata punya masalah juga.

Dari semua alternatif, saya akhirnya pilih Asus Zenfone Selfie ZD551KL. Padahal saya jarang sekali selfie hehe. Cuma memang ini yang memenuhi kriteria yang saya inginkan 🙂  Untungnya ada warna hitam, sempat khawatir harus beli yang pink.

Setelah beberapa lama menggunakan, menurut saya kualitasnya diatas ekspektasi:

  1. Setelah 6 bulan menggunakan. Fitur batere Asus ini yang paling top! Lebih bagus daripada semua HP yang saya gunakan. Dengan 3000mAh ternyata jauh awet dari dugaan saya. Saya tidak pernah kehabisan daya di siang hari walaupun digunakan habis-habisan (seperti biasa, malam saat saya tidur dicharge). Removable juga baterenya. Asus menyediakan mobile manager app yang membuat app tidak dapat berjalan di background. Ini membuat kinerja jadi bagus (lebih cepat, lebih irit memori dan batere).
  2. Kualitas layar yang bagus: besar, resolusi bagus dan terang. Saya menggunakan app Splendid bawaan dari Asus agar warna di layar lebih sesuai.
  3. Gorilla glass 4 + oleophobic sangat bermanfaat. Layar jauh lebih bersih dan belum ada baret sampai sekarang.
  4. Kamera lumayan. Agak dibawah espektasi sih, terutama untuk foto dengan pencahayaan kurang. Ternyata laser autofocus hanya cocok sampai jarak 50cm. Jadi untuk foto makro bagus, tapi untuk foto biasa tidak terlalu berpengaruh. Bagusnya ada fungsi manual yang dapat diutak atik.
  5. Banyak bloatware dari Asus, tapi untungnya bisa di-uninstall atau di-disable atau dikurangi konsumsi memorinya dengan autostart manager. Setelah dipangkas habis-habisan, rata-rata memori yang tersisa 1GB.

Dengan harga 3 jt pas, saya puas dengan HP ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.