Pengalaman Menjual Mobil via OLX

Saya sudah dengar menjual mobil via OLX akan cepat, jadi penasaran untuk mencoba. Lagipula tidak dalam kondisi buru-buru, jadi saatnya untuk coba layanan ini.

Pasang iklan gratis, saya isi deskripsi dan upload foto-foto. Ternyata untuk deskripsi tidak boleh meletakkan no telp, email, website. Padahal saya punya posting di blog tentang mobil saya yang sangat detil sampai tiap service. Lalu untuk foto maksimal 6 buah dengan resolusinya rendah. Efeknya nanti banyak yang minta foto-foto yang lebih detil. Perlu 1-2 menit antara submit sampai iklan online, ternyata mereka melakukan moderasi dulu (ini bagus).

Tidak lama setelah pasang langsung masuk beberapa telepon dan sms, wah cepat sekali. Untungnya saya menggunakan nomor HP yang terpisah dengan nomor HP yang biasa saya gunakan.Lalu saat pasang, sebaiknya kita dalam kondisi tidak sibuk. Ternyata yang pertamakali bereaksi adalah para pedagang mobil. Enak sih ngomongnya (efisien), tapi mereka menawar dengan harga rendah, maklum untuk dijual lagi. Setelah lewat hari pertama baru mulai ada calon pengguna yang mengontak, tapi kebanyakan tanya berbagai hal, minta foto, tapi ujung-ujungnya ragu.  Tip yang lain, sebaiknya pasang iklan di hari Sabtu pagi atau Jumat siang, kebanyakan orang ingin melihat mobilnya pada hari libur. Tapi jangan terlalu serius juga, ada yang minta janjian ketemu kemudian membatalkan.

Mengenai resiko penipuan, hanya ada satu SMS yang mencurigakan, isinya langsung tertarik dan mau beli begitu saja. Dari yang saya baca, kasusnya adalah menggiring penjual ke ATM untuk ditipu disana (standard: disuruh cek saldo tapi ujung-ujungnya transfer uang ke penipu). Saya tidak balas SMSnya, padahal menarik juga kalau dilanjutkan ya.

Karena ada teman kakak ipar saya yang mau beli (tidak via OLX) dan telah memberikan DP maka iklan saya cabut. Gampang, hanya dengan satu klik, iklan akan non aktif.  Sialnya, orang tersebut setelah satu bulan membatalkan karena kreditnya tidak disetujui 🙁   Sudah ditunggu sebulan, eh tidak jadi juga.  Pelajaran lain: untuk pemberi DP sebaiknya diberi batas waktu maks 2 hari saja untuk melunasi, lebih dari itu perlu dipotong DP-nya, karena merugikan juga sih.

Karena transaksi gagal, maka saya perlu memasang lagi iklan OLX. Tadinya saya pikir tinggal diaktifkan, ternyata harus bayar 25rb.  OK tidak masalah, daripada harus saya upload ulang. Ternyata beda dengan tokopedia, OLX ini tidak bisa topup dengan transfer internet banking BNI atau Niaga. Harus menggunakan ATM Bersama atau kalau yang online dengan Mandiri atau BCA. Setelah dilihat ternyata ada fasilitas kartu kredit via Veritrans, sempat ragu (selama ini tidak pernah menggunakan kartu kredit untuk perusahaan web lokal) tapi karena istri saya pernah bekerjasama dengan Veritrans, dan menurutnya aman, maka saya lanjutkan. Transaksi kartu kredit via veritrans ini bagusnya meminta pin dari no HP saya.

Setelah topup dan bayar, iklan terpasang, saya edit harga sehingga turun cukup signifikan karena sudah mulai ingin cepat terjual. Mobil juga sering menggangur tidak dipanaskan, takutnya malah tambah rusak.  Tidak lama ada telepon, tapi yang ini ingin melihat (pembeli serius biasanya langsung ingin melihat). Setengah jam kemudian dia datang, dan setelah OK (harga turun lagi 2 jt deh) langsung kita bertransaksi di bank.  Jam 7 pagi pasang, jam 11 siang transaksi selesai. Memang cepat karena harga sudah turun dan dia pedagang.

Menurut saya user interface OLX ini patut ditiru, sederhana, efektif, saat proses pemasangan iklan cepat sekali. Cuma mungkin karena iklan sangat mudah diakses, banyak calon pembeli yang kurang serius, walaupun asyik juga melayani pertanyaan-pertanyaan calon pembeli hehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.