Pengalaman menggunakan Chromecast via Indihome

Update 2 Feb 2017: Terpikir menggunakan Chromecast untuk presentasi kuliah di kampus sehingga tidak perlu membawa laptop ke kelas, hanya smartphone+chromecast sudah cukup.  Masalahnya mayoritas  proyektor di kampus menggunakan colokan VGA bukan HDMI. Jadi solusinya saya cari adapter untuk female HDMI sebagai input (Chromecast) dan outputnya male VGA (ke proyektor). Cari di tokopedia ternyata ada (gambar bawah).  Harganya Rp.130rb.  Sayangnya Chromecast masih perlu colokan listrik, jadi tidak 100% portable sih, tapi dibandingkan laptop ya tetap jauh lebih enak 🙂

Update: sudah saya coba di kampus dan berhasil 🙂  Colokan listrik dapat diganti powerbank biasa. Masalahnya ternyata ada kelas yang menggunakan colokan male VGA, jadi terpaksa beli adapter female HDMI -> female VGA.  Mungkin harusnya dari awal beli yang ini saja, nanti  menggunakan kabel. Masalah utama adalah internet, tiap kelas punya access point yang berbeda, dan  repot harus setup setiap pindah kelas. Solusinya saya menggunakan tethering saja. Ternyata bisa HP digunakan sebagai pengontrol sekaligus tethering. Cuma saat install harus menggunakan HP / Laptop lain untuk mensetup.

 

 

 

Update Okt 2016: Saya ganti koneksi internet dengan XL supaya dapat menonton Netflix.  Kenapa balik ke Netflix? Karena Netflix memang streaming film paling gampang. Sejak ada Indihome,  jatah 12GB XL saya sering bersisa, jadi manfaatkan saja. Untuk mengganti koneksi Indihome ke XL saya hardreset chormecast (tekan tombol 20 detik), lalu diset menggunakan app chromecast. Saya menggunakan Asus Zenfone sebagai hotspot. Ternyata sangat lancar terhubung (beda dengan router Indihome yang susah). Untuk menonton film berdurasi 2 jam, kira-kira menghabiskan 1 GB. Tapi device yang jadi hotspot tidak dapat digunakan sebagai remote. Update: sekarang konek ke Indihome gampang, sepertinya ada update OS Chromecast.

Update Juli 2016: Cara yang paling praktis untuk nonton film via chromecast: Install putlocker extension di Chrome. Cuma kadang tidak tidak bisa langsung (device missing), jadi perlu dipancing dengan Android lain.

Update April 2016: spotify sudah masuk ke Indonesia, dan ternyata ada opsi untuk casting via chromecast. Lumayan bagi saya yang tidak mempunya speaker eksternal.

spotifiy_chromecast

 

Update Mar 2016: Sebagai alternatif Netflix (karena diblok Telkom), dapat gunakan app Kodi, tambah plugin Exodus dan trakt.tv (gambar bawah). Kalau mau legal, pilih film yang memang ada di Netflix.  Kelemahannya harus menggunakans screencast biasa sehingga HP harus selalu menyala. Memang agak ribet, karena setelah install Kodi harus install plugin Exodus dan layanan subtitle. Untuk resume film juga tidak sesimple Netflix. Kelebihannya, bisa memilih subtitle bahasa Indonesia (kalau ada).

kodi

 

Update Mar 2016:  Netflix tidak dapat digunakan di Choremcast+Indihome. Karena Telkom memblok Netflix dan Chromecast tidak ada setting VPN,  ya tewas deh.  Solusinya beli router yang support VPN. Tapi saat ini Netflix juga sedang habis-habisan memblok VPN.

Update Jan 2016: Karena sering sulit untuk terhubung dengan Chromecast (CC), saya coba factory reset dengan menekan tombol di chromecast setkitar 20 detik, dan sialnya sekarang dia tidak mau terhubung dengan wifi Indihome (sedangkan hotspot HP bisa).  Padahal sudah menggunakan windows installer. Router yang digunakan Indhome adalah Huwaei HG8245A.  Sekarang masih mengutak atik setting routernya 😐   Update: sudah berhasil, caranya dengan merestart (off-on) router dan CC, dan langsung lakukan setup. Setelah berhasil, HP ternyata tidak bisa terhubung dengan CC, solusinya komputer harus disleep atau dimatikan baru gunakan HP.  Saya juga menemukan bahwa jika CC mati (karena USB-nya terhubung dengan TV dan TV dimatikan), maka CC jadi tidak dapat ditemukan dan harus direset ulang 🙁  Akhirnya saya colokkan USB CC dengan colokan biasa sehingga akan tetap menyala walaupun TV dimatikan. Beberapa device anehnya juga masih  tidak dapat terhubung. Device yang selalu terhubung justru Galaxy Nexus lama saya yang menggunakan Android 4.2. Setelah itu terhubung kita dapat ‘memancing’ device lain: caranya di device yang bisa terhubung buka Youtube/Netflix, lalu di device lain hubungkan juga dengan Youtube dan Netflix. Aneh memang dan memang keluhan tentang Chromecast ternyata banyak  😐

Update Jan 2016: Netflix sudah dapat digunakan di Chromecast. Tapi  walaupun saya berlangganan Netflix versi HD, masih sering terjadi buffering dan turun resolusinya. Youtube masih paling unggul untuk chromecast. Update: Netflix diblokir Telkom Indihome 🙁  Gara-gara Telkom punya UseeTV, langsung main blokir saja. Walaupun di laptop atau HP dapat tetap menonton dengan VPN, tapi Chromecast tidak dapat menggunakan VPN. Perlu setup virtual router dulu. Jadi laptop dihubungkan dengan kabel ke modem Indihome, lalu laptop dihubungkan dengan VPN dan dijadikan access point. Artikel terkait ini: https://www.expressvpn.com/support/vpn-setup/share-vpn-connection-windows-manual/  

chromecast_netflix  IMG_20160124_115603

Chromecast (CC) adalah dongle yang dihubungkan dengan TV sehingga TV dapat digunakan untuk menonton layanan streaming dari Youtube, Twitch, Google Play Movie, Google Play Music dsb (HBO Demand, Netfflix dan Hulu sayangnya belum tersedia di Indonesia).  CC tidak menyediakan remote terpisah. Kontrol dilakukan via Android/iPhone atau PC/laptop.  Selain itu, Chromecast juga dapat digunakan untuk melalukan presentasi Android+TV dan bahkan untuk bermain game bersama-sama. Intinya kita menggunakan smartphone sebagai remote atau controller dan TV sebagai output. Membuat TV jadi ‘pintar’ hehe

CC tidak dapat dianggap sebagai penghubung yang sekedar memindahkan isi dari smartphone/laptop ke TV. Di dalam CC ada prosesor, memori (500MB) dan penyimpanan (2GB). Saat kita membuka Youtube di smartphone dan meng-castingnya ke TV yang terjadi adalah Chromecast akan menjalankan app Youtube yang tersimpan di alat ini dan menghubungi internet langsung untuk streaming video. Enaknya ini menghemat batere smartphone (karena hanya berperan sebagai remote) dan kinerja streaming jadi bagus.

Kenapa perlu beli Chromecast? karena dengan adanya internet Indihome, kuota internet sudah bukan masalah lagi dan streaming jadi hal yang biasa. Anak saya suka sekali menonton Youtube dan Twitch  seputar kompetisi game, dan saat menonton posisinya meringkuk dengan mata yang dekat sekali dengan smartphone, saya khawatir ini akan merusak kesehatannya dalam jangka panjang.  Nonton TV akan lebih sehat bagi mata dan badan karena bisa lebih rileks dan jauh. Lagipula harganya masih relatif terjangkau.

Saya cari dan beli di Tokopedia dan dua hari kemudian barang sudah sampai ke rumah. Senang sekali, dan melihat review di internet, setup harusnya beres dalam 2 menit… tapi ternyata 3 jam kemudian saya masih gagal 🙁  Silahkan skip ke bagian paling bawah posting ini untuk cara yang akhirnya berhasil hehe.

 


chromecast  chromecast di TV

 

Keterangan gambar: Chromecast dan setelah ditempel ke TV. Chormecast mendapat power dari USB, jadi idealnya gunakan TV yang punya port USB.

Ini yang saya lakukan: Saat saya hubungkan Chromecast ke TV dan menyalakannnya, saya diminta ke website google untuk mensetup. OK, buka website, isinya adalah perintah untuk menginstall app Chromecast di Android atau iPhone. Saya install app ini di Android (Nexus 5), dan jalankan. App ini sukses melihat Chromecast saya (setiap  Chromecast punya id, dan memang asyik kalau setiap TV di rumah ditempel alat ini). Saya diminta memasukkan data access point dan password, saya masukan dan di TV muncul “ChromecastXXX connecting to network[namaaccesspointsaya]” dan ini berlangsung lama, lho?  Lalu muncul pesan error di Android.

Saya googling, ada tips bahwa konfigurasi router harus seperti ini: Enable: Universal Plug and Play (UPnP), multicast, Internet Group Management Protocol (IGMP) Disable: AP/client isolation, virtual private networks (VPNs), proxy servers, IGMP Proxy. Saya hanya bisa meng-enable UPnP sedangkan yang lainnya tidak ada atau tidak dapat diubah (lagian saya bukan orang network, serem kalau terlalu banyak merubah setting router).

Frustasi akhirnya saya tidur. 4 jam kemudian saya bangun, entah googling atau dapat ilham (lupa karena setengah tidur). Saya lihat bahwa di website setup chromecast ada pilihan menginstall melalui laptop Windows. OK saya install  programnya dan jalankan. Mirip dengan app android, dia menghubungi Chromecast, memasukan data access point dan.. sukses! Whoa, hanya dalam 1-2 detik, dia bisa terhubung dan muncul pesan sedang mengupdate OS CC. Lalu saya install di Chrome browser laptop extension GoogleCast, agak lama tapi bisa. Lalu saya coba jalankan app Youtube di Android dan akhirnya bisa casting walaupun sempat tidak terdetect.  Contoh streaming Youtube di TV dapat dilihat di gambar bawah. Jika memutar video Youtube yang berformat HD,  gambarnya lebih bagus daripada TV kabel dan satelit, kecuali tentunya kalau berlangganan TV kabel/satelit  yang HD (yang biasanya harus mengeluarkan biaya ekstra).  Asyiknya, video Youtube yang terbaru biasanya sudah menggunakan format HD.

Intinya: jangan gunakan app Android untuk setup Chromecast di Indihome. Gunakan program setup Windows. The end.

 

casting_chromecast

10 comments on “Pengalaman menggunakan Chromecast via Indihome

    • Sorry telat reply, masuk spam commentnya. Kalau sudah sampai fetching update artinya sudah terhubung dengan wifi.

  1. Salam kenal PAK, PAK maaf masih belum paham maksud dari “Putlocker plus chromecast extension di Chrome.”
    Terjadi juga di saya PAK kadang konek dan kadang tidak, sampai frustasi bagaimana konekin CHROMECASE+INDIHOME+HP REDMI…. Mohon saran dan masukannya….. Thanks PAK

    • Maksudnya pake situs putlocker yang dibuka di browser chrome. Browser chromenya jangan lupa ditambahkan add on atau extension chromecast.

  2. Bro saya ada kendala supaya router bawaan indihome fiber HG8245A bisa connect ke android gimana yah untuk chromecast nya? Saya bingung banget. Padahal kalau pake tethering mobile hotspot mudah sekali connect. Thanks

    • Udah dibahas di email ya, tapi tulis disini lagi supaya mungkin bisa kepake orang lain 🙂

      Entah kenapa memang router dari Indihome sering susah connect. Yang saya coba: matikan power chromecast dan power router Indihome. Lalu nyalakan *bersamaan* dan secepat mungkin lakukan koneksi. Setelah itu power chromecast jangan pernah dimatikan jadi jangan colokkan power (usb) chromecast ke TV, tapi ke adaptor+colokan listrik.

  3. Chromecastnya bisa dicolokkan ke TV LCD tanpa USB atau HDMI port tidak ya? Kalau iya bagaimana caranya? Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.